Seleksi Tahap 3 AFS/YES/JENESYS Year Program 2014-2015

Sunday, June 9 2013

Tahap 3 ini sebenernya seleksi paling rileks dan nyenengin. Gimana nggak? Rasanya tuh flashback ke jaman-jaman SD waktu buat prakarya lucu origami dan semacamnya. Dan ini ga jauh beda ternyata ..

So, di seleksi tahap 3 ini namanya itu Dinamika Kelompok. Kita diletakkan bersama beberapa orang di dalam satu kelompok dan dinilai bagaimana cara kita berinteraksi dan bekerja sama dengan orang lain yang sebelumnya tidak kita kenal. Apakah kita termasuk orang yang aktif atau pasif dalam kelompok tersebut, atau apakah kita termasuk thinker, worker, or leader, semuanya dinilai oleh kakak-kakak penilai yang seliweran menyebar teror .. –wuidiih, awalnya udah serem nih—

Singkat cerita, aku tergabung di kelompok 4 bersama 4 orang lainnya, Radhe, Reza, Danang dan Rima.

5 menit awal, judulnya jaim-jaiman.

10 menit kemudian, mulai kepoin temen satu kelompok ..

Oh, kamu SMA ini ya.. wah jauh dong. Wah, pengen ke Jerman, kenapa? Perancis ya, woow aku juga!

20 menit, Hah? Kamu juga suka si A?? iya keren banget MV nyaa!! Ih, aku juga tuh haters berat si B! iiiihhh.. benci nya pake banget daah!!

30 menit, kamipun jambak-jambakan ..

*SKIP*

Oke, yang terakhir boongan yaa, intinya setelah 30 menitan kami mulai edan. Heboh, teriak, ketawa, heran, dan gabisa diem mulutnya. Awalnya bahasannya masih normal sekitar negara tujuan favorit, tapi lama-lama si Danang mulai edan pake ngebuka bahasan absurd dan ga penting, horror pula yang ngebuat kami makin heboh.

And finally, kakak chapter-nya manggil kelompok kami.

Kita memasuki ruangan horror yang isinya 2 orang yang megang kertas penilaian.

Ga ada basa-basinya, kakak berjilbab yang sebenarnya cute itu bacain rule of games yang bakal kita lakuin 30 menit kedepan.

Kita dikasi lem, kertas, gunting, poster, sama spidol. Dan kita dikasi sebuah kasus yang harus terpecahkan oleh alat yang kita bentuk selama kurang lebih 20 menit dan presentasikan 10 menit sisanya.

Okay okay, this is the tricky one .. Ga semudah opening tadi yang bilangnya kayak prakarya anak SD.

Beep .. Timer berjalan..

Ga ada basi-basi akhirnya kami baca kasus yang dituliskan diselembar kertas.

2 menit berlalu.

Kami akhirnya mulai mendiskusikan jawaban untuk beberapa soal dalam studi kasus tadi. Aku ngambil spidol dan mulai nulis hasil jawaban bersama kelompok kami.

Selama aku nulis, teman yang lain mulai menyiapkan alat dan bahan untuk suatu Mahakarya (sok bener bilang mahakarya. Padahal ini tumben-tumbennya mau buat suatu rancangan alat untuk menyelesaikan masalh dalam kasus tadi).

Rima motong-motongin selotip. Radhe, Reza sama Danang nyiepin rancangan dan mulai nge gunting kertas dan poster untuk kerangka awal.

Guess what, readers? Kita mau buat waduk irigasi dan penampung hujan sekaligus dalam waktu 15 menit. Hah, emang bisa? Kelompok 4 gitu, bisa lah .. hahha *evil laugh*

5 menit berlalu ..

Selesai nulis, selotipnya udah cukup. Pola kertas udah kerangka udah beres di gunting. 10 menit selanjutnya kami habiskan membuat waduk yang tadi ..

Ada 4 saluran utama dalam design wadauk kami. 2 saluran untuk irigasi pertanian yang dalam kasus di bacaan tadi merupakan komoditi utama wilayah yang menjadi fokus dan 2 saluran selanjutnya untuk kebutuhan air bersih dan sanitasi warga.

Entah apa yang merasuki kami, akhirnya dalam waktu kurang dai 10 menit waduk yang ukurannya kira-kira 75 cmx75cm  itu selesai.

Ajaib. Bener-bener ga nyangka. Walaupun ya, jujur, salurannya rada bengkok dan kaki penyangga waduk ga rata di keempat sisinya tapi entahlah, itu menurut kami keren banget karena yang buat ya kami berlima. Perjuangannya ya berlima, capek dan keringetannya ya berlima.

Kakak penilainya sampe bengong gitu waktu kami teriak-teriak bilang we did it we did it…!! Sambil tereak sambil lompat lompat kayak suku barbar.

*SKIP*

Dan akhirnya, presentasi buat karyanya. Kenapa salurannya 4, kenapa ada dibuat kaki penyangga, kenapa ini bisa ukurannya segini, kenapa pakenya warna ini, kenapa waduk, kenapa ini kenapa itu. Pokoknya kakaknya cerewetnya pake banget. Tapi akhirnya, kami bisa jawab itu semua dengan porsi yang berimbang. Kami sengaja menjawab singkat untuk tiap pertanyaan agar rekan yang lain dapat langsung bisa melengkapi dan memberi jawabannya. Ga berniat sesumbar dan gombal ya, tapi beneran deh, kelompok waktu DK di Seleksi tahap 3 ini salah satu the best group i’ve ever met in my whole life.

At the end, kita foto-fotoan narsis sama kak chapternya. Dan begonya waktu itu, kita ga sempet fotoan bareng pake hape atau kamera kita masing-masing karena keasyikan hebohin yang barusan.

Letoy banget kan? But, ga ada yang perlu disesali. Karena hingga kini, walaupun ga semua dari kami berlima lolos ke tahap selanjutnya, hingga 7 bulan ini kami masih tetep keep in touch-an walaupun kami ga ada yang satu sekolahan.

Gitu deh ceritanya. maaf banget rada alay apa gimana, ini semata ditulis dalam suasana nostalgia dan kangen-kangenan masa itu :”D

Eits sampe lupa nih. Tips buat DK (Dinamaika Kelompok):             

1. Jangan nge-bossy, please .. Coba deh buat suasana kelompokmu senyaman kamu bisa. Kakak penilainya bakal dengan cepat tahu siapa yang ambil kendali secara tidak wajar dan mengintimidasi peserta lain. Intinya, kamu ga musti paling oke dan keren dengan nunjukin kehebatan dan kepinteran kamu, all you need is kamu bisa nyaman dan bisa bekerja sama dengan baik bersama kelompokmu.

Kayaknya cukup segini aja deh ya ..

Don’t forget to leave comment below ..

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s